Ketahui Fungsi & Cara Kerja Pada Relay Mobil.
Salah satu kewajiban yang dimiliki oleh pemilik mobil adalah memahami sejumlah komponen krusial yang dimiliki kendaraan. Contohnya saja seperti fungsi relay. Dengan mengetahui bentuk serta fungsi dari komponen tersebut, pemilik akan melakukan perawatan secara maksimal.
Lantas, seperti apa fungsi yang dimilikinya? berikut penjelasannya!
Fungsi Relay Mobil
Relay merupakan sebuah komponen kelistrikan mobil dan terdiri dari elektromagnetik serta bagian kumparan. Komponen ini sebenarnya memiliki fungsi sebagai sebuah pengendali listrik serta mengalirkan listrik.
Inilah alasan mengapa mobil yang Anda miliki harus menggunakan relay. Berikut sejumlah fungsi yang dimiliki relay, antara lain:
1. Memperpanjang Umur Saklar
Fungsi relay yang pertama adalah dapat memperpanjang usia saklar. Agar relay ini nantinya bisa bekerja secara optimal, komponen ini memerlukan arus listrik yang besar.
Aliran ini nantinya akan dialirkan ke komponen seperti kompresor AC, mobil, dan yang lainnya dari saklar. Saklar sendiri mempunyai fungsi sebagai pembangkit aliran listrik, sehingga terpasangnya relay di mobil bisa membuat saklar tidak meleleh.
2. Mengurangi Hambatan
Fungsi lain yang dimiliki relay adalah mengurangi hambatan. Dengan adanya hambatan pada mobil akan mempengaruhi sejumlah kinerja komponen elektromagnetik mobil contohnya seperti lampu mobil menjadi kurang terang, klakson kurang nyaring dan lainnya.
Dengan adanya relay, hambatan bisa berkurang dan arus listrik akan mengalir secara maksimal di bagian klakson, lampu, serta sejumlah komponen elektromagnetik yang lain.
3. Penguncian Mobil
Relay juga memiliki fungsi sebagai pengunci aktivitas yang erat kaitannya dengan elektromagnetik.
4. Menjadi Saklar Switch
Kumparan yang dimiliki relay dan sudah dialiri arus listrik bisa menghasilkan gaya magnet dan memiliki fungsi sebagai penarik bagian poin. Bila hal ini terjadi, bagian terminal 87 serta 30 nantinya akan mudah terhubung.
5. Bunyi Klakson Jauh Lebih Nyaring
Menggunakan relay juga bisa menambah arus listrik mobil menjadi semakin kuat sehingga mobil bisa lebih terang ketika menyala, dan akhirnya klakson akan lebih nyaring.
6. Menghindari Kerusakan dan Keausan Komponen yang Lain
Besaran arus listrik yang dialirkan relay bisa membuat kinerja dari komponen listrik bekerja dengan maksimal, bila hal ini terjadi, komponen mobil tidak akan mudah rusak maupun aus.
Cara Kerja Relay
Selain memahami fungsi yang dimilikinya, cara kerjanya juga harus diketahui. Relay sebenarnya mempunyai sejumlah bagian terminal yakni 30, kemudian 85 dan yang terakhir 87. Arus listrik di kumparan relay ini berasal dari aliran listrik dan melewati terminal 85 serta 86.
Nantinya, kumparan akan menghasilkan daya magnet dan dipergunakan untuk menarik kontraktor. Daya magnet inilah yang dialirkan dari terminal 30 ke 87. Kinerja ini akan terus menerus berulang dan mengurangi hambatan arus listrik, sehingga membuat komponennya tidak mudah rusak dan aus.
Jenis Relay Kendaraan
Begitu banyaknya manfaat yang dimiliki relay, pasti membuat Anda tertarik menggunakan komponen ini untuk kendaraan kesayangan bukan. Namun, tidak seluruh relay bisa dipasang di mobil. Pastikan memilih relay dengan baik. Berikut sejumlah pilihannya, antara lain:
1. Relay 3 Kaki
Relay 3 kaki mempunyai 3 terminal yakni 30, kemudian 86 serta 87.
2. Relay 4 Kaki
Sedangkan, jenis ini merupakan pengatur saklar terminal 85. Umumnya, komponen ini merupakan dasar rangkaian listrik dan memiliki beban tunggal di fog lamp serta klakson.
3. Relay 5 Kaki
Memiliki fungsi sebagai pengontrol arus listrik, relay ini dapat mencegah hambatan arus listrik. umumnya, relay ini mempunyai tambahan terminal yakni 87a.
Dengan begitu banyaknya fungsi relay, pastikan melakukan pemasangan dengan baik agar aman. Anda juga dapat melakukan konsultasi pemasangan relay di bengkel resmi mobil. Percayak bengkel resmi Suzuki untuk masalah konsultasi ini atau Anda juga bisa kunjungi https://suzukiaceh.co.id/ untuk berbagai informasi terlengkap.